Asistensi Kepegawaian : Menjadi Pegawai yang Efektif dan Reaktif untuk Mencapai Reformasi Birokasi yang Optimal

Selasa, 15 Desember 2020, para staf pegawai di lingkungan BP PAUD Dan DIKMAS Gorontalo yang berjumlah70 orang yang terdiri dari 42 ASN, 28 (PPNP, CS, Security, Sopir) berkumpul di Aula BP PAUD dan DIKMAS Gorontalo untuk mengikuti kegiatan yang berupa Pembinaan peningkatan BUdaya Kerja Mewujudkan Reformasi Birokrasi di Lingkungan BP PAUD Dan DIKMAS Gorontalo.

Chusnul Chatimah Adam sebagai Kasubag TU sedang bercakap dengan narasumber secara daring

Kegiatan yang dilaksanakan secara Daring dan Luring ini dihadiri oleh narasumber Sumiyati S.E., M.E. dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah ini diharapkan bisa menambah pengetahuan dan mempertegas tugas dari masing-masing pegawai di BP PAUD Dan DIKMAS Gorontalo.

Drs. Bambang Kunaedi M.Si sebagai Kepala Balai PAUD Dan DIKMAS Gorontalo mengatakan pada pembukaan agar “kegiatan pagi ini bisa merefresh kembali untuk mengingatkan tanggung jawab sebagai pegawai dan sebagai ASN, terutama sebagai bagian dari Reformasi Birokrasi”.

Kegiatan yang dilakukan dengan metode Daring dan Luring

Harapan beliau adalah “ibu Sumiyati bisa memberi pencerahan pengembangan karir, pengembangan kompetensi dan mutasi”

Sumiyati S.E., M.E. dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dalam pembukaannya mengungkapkan bahwa “Reformasi birokrasi adalah tentang kinerja yang lebih cepat dan penerapan kehidupan sehari-hari dalam melaksanakan tugas dengan baik. Setiap satuan kerja wajib mendukung dan melakukan 6 komponen pengungkit”.

Sumiyati S.E., M.E. dalam materinya mengingkatkan agar sebagai bagian dari pekerja layanan, UPT BP PAUD Dan DIKMAS Gorontalo diharap juga selalu menjalankan Survey eksternal yang bisa jadi parameter kepuasan masyarakat terhadap kinerja UPT setiap selesai kegiatan. Survey ini jadi bagian dari parameter untuk mengukur kinerja masing-masing orang dan unit secara keseluruhan.

Dalam penutup pada materinya, Sumiyati S.E., M.E. mengatakan bahwa “Pandemi punya sisi positif bahwa laporan-laporan dan kegiatan-kegiatan jadi lebih rapi dan pekerjaan lebih efektif dan terukur”.

Dia juga mengingatkan, bahwa setiap orang, setiap pegawai punya porsi dan tugas masing-masing. Setiap pekerja di Balai atau dimanapun diharap untuk tidak saling mengiri dengan sesama rekan yang mungkin punya tugas lebih untuk kebeberapa tempat, “karena sesungguhnya di masa Pandemi ini, sebaik-baiknya tempat untuk bekerja adalah di tempat sendiri”, tutupnya.

suasana para peserta kegiatan asistensi kepegawaian
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *