BP PAUD dan DIKMAS Gorotalo gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Pengelola PAUD untuk lembaga PAUD se Provinsi Gorontalo

Mengembangkan potensi diri peserta didik secara optimal dan tumbuh dengan baik maka perlu di dukung oleh Pendidik dan tenaga Kependidikan yang professional serta Lembaga yang berkualitas. Dalam upaya tersebut BP PAUD dan Dikmas Gorontalo sebagai Satker Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mempunyai tugas dan fungsi dalam penjaminan mutu program PAUD dan Dikmas menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan mutu Lembaga PAUD se- provinsi Gorontalo

Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Pengelola dalam rangka mempersiapkan Lembaga yang bermutu, pendidik yang profesional dan pengelola yang mempunyai kemampuan manajerial yang baik. Penyelenggaraan Bimbingan ini dilakukan secara LURING (Luar Jaringan) dikarenakan lembaga paud yang tidak terjangkau oleh jaringan internet. Walaupun demikian tetap dengan melakukan standar protokol kesehatan pencegagan covid -19 yang ketat.

Kegiatan yang dalam rangkaian memenuhi standar nasional bagi lembaga-lembaga paud di provinsi Gorontalo ini menjadi salah satu alasan diselenggarakan pemetaan mutu untuk satuan PAUD di provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala BP PAUD dan Dikmas Provinsi Gorontalo, Drs. H. Bambang Kunaedi, M.Si Dalam kesempatan ini kepala BP PAUD dan Dikmas Provinsi Gorontalo memberikan sambutan sekaligus arahan bagi para peserta. Kepala BP PAUD dan Dikmas Gorontalo berharap pengelola PAUD Kab/Kota se Prov. Gorontalo dan dapat mengimplementasikan nya di lembaga masing-masing.
Pemetaan mutu yg merupakan salah satu langkah strategis untuk mengambil data yang aktual dan faktual yang berkaitan dengan satuan paud tersebut. Disamping itu perlu dilakukan verifikasi data dilapangan untuk memverifikasi data-data yang aktual terkait bukti fisik yang ada dilembaga paud tersebut. Untuk mengantisipasi satuan paud yang bagus dilaporan tapi ketika di cek di tempat ternyata tidak sesuai,” ungkap Bambang Kunaedi ketika membuka acara ini

Bimbingan Teknis merupakan penyuluhan oleh tenaga ahli dibidang tersebut untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia, peserta Bimbingan Teknis harusnya dipisahkan antara pengelola dan pendidik “tapi seringkali yang terjadi, pengelola dan pendidik adalah satu orang yang itu adalah kurang ideal” lanjut beliau. Diharapkan dari 40 peserta yang merupakan sampling ini bisa memenuhi standar pendidikan nasional, sebagai project percontohan untuk satuan paud yang lain.

Setelah Bimbingan Teknis, rangkaian berikutnya adalah Supervisi yang merupakan langkah pendampingan secara sungguh-sungguh dan terus menerus terhadap lembaga paud agar para pengelola memahami betul aspek-aspek dalam 8 SNP.

Menutup sambutan sekaligus materi-nya, Bambang Kunadi mengingatkan tentang apa fungsi pemetaan mutu, Bimtek dan supervisi yang merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dalam membekali para pengelola lembaga memenuhi standar nasional pendidikan.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *