Hijau, hijaukan sekolah : Kolaborasi anak-orangtua di halaman sekolah.

Gorontalo, isu pemanasan global yang sudah semakin parah ditangkap oleh para guru di TK IT Qurrotu A’yun dari Yayasan Elmadinah Wahdah Islamiyah Gorontalo sebagai salah satu puncak tema kegiatan. Orangtua, siswa dan para guru nampak antusias untuk menghijaukan halaman samping bangunan. Kondisi komplek gedung yang baru selesai dibangun cenderung panas sangat tidak kondusif untuk anak-anak, apalagi wilayah Gorontalo yang terkenal lumayan panas dan makin panas. Disaat beberapa tempat di Gorontalo banyak melakukan penebangan pohon, TK Qurrotu A’yun melakukan penanaman walau untuk lingkungan sekitar sekolah.

Jumat, 15 November 2019, acara yang dimulai pukul 14.00 Wita itu diawali dengan sambutan singkat oleh Rosdiana Mohammad, kepala sekolah TK IT Qurrotu A’yun, yang berbicara tentang pentingnya menjaga lingkungan dan menghijaukan sekitar, selain untuk tujuan kesehatan juga ada dalam ajaran agama, “Islam sudah mengatur bahwa menjaga lingkungan itu adalah bagian dari sedekah kepada sekitar dan pahala orang bersedekah teramat besar, disamping sedekah lingkungan yang hijau juga akan menyenangkan buat anak. Menanam bersama anak, selain memberi pelajaran tentang tumbuhan juga mengajarkan kepada mereka untuk disiplin untuk menjaga keberlangsungan tanaman dan kebersihan lingkungan”. Para orangtua juga sibuk dari beberapa hari sebelumnya, mereka menyiapkan ban bekas dan mewarnai yang juga jadi aktivitas bersama di rumah bersama anak. Ban-ban itu kemudian diatur sedemikan rupa oleh para guru dan para orangtua yang didominasi oleh para bapak mengisi dengan campuran tanah, sekam dan pupuk. Sedang anak-anak dan para bunda melakukan penanaman.

Diharapkan, kondisi akan terjaga dan bisa menambah kenyamanan anak-anak bermain. Para orangtua nampaknya juga tidak keberatan dengan acara yang diselenggarakan oleh sekolah sebagai bagian keterlibatan orangtua pada satuan pendidikan, karena tidak bisa dipungkiri keluarga adalah sekolah yang utama dan pertama, sekolah adalah lembaga yang dibentuk untuk menambahkan materi pendidikan buat anak. Oleh karena itu, hubungan mutualisme timbal-balik antara orangtua dengan sekolah mutlak diperlukan, pendidikan yang didukung penuh oleh keluarga pasti akan menghasilkan hasil yang lebih optimal.

Antusias anak-anak tergambar jelas sekali ketika mereka bermain-main dengan tanah dan tanaman, hari itu mereka nampak bebas berkotor-kotor tanpa ada yang menegur. Anak-anak sekolah tidak bersedia pulang, ketika kegiatan itu ditutup pukul 16.30 Wita, dengan wajah sedih dan terpaksa mereka meninggalkan halaman sekolah, satu-dua anak terlihat menangis. “kalo dirumah, kami larang dia main deng tanah, apalagi kami punya rumah dekat sekali deng jalan raya, ini tadi dia malah pegang cacing tanah, amper saya marah dia tapi dia punya guru bilang tidak apa, jadi saya diam saja” ujar ibu Fahria, salah satu orangtua siswa TK IT Qurrotu A’yun.

Banimal

Bagikan

1 thought on “Hijau, hijaukan sekolah : Kolaborasi anak-orangtua di halaman sekolah.”

  1. yasser says:

    masyaAllah, Proses pendidikan tidak maksimal jika hanya dibebankan ke sekolah saja namun, setidaknya keluarga (orangtua) dan masyarakat mesti turut andil dalam prosesnya. Semoga niat baik kita semua berbuah hasil yg baik pula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *